kontes seo

”Kontes

MANAJEMEN KEUANGAN KOPERASI

Topik manajemen keuangan strategik koperasi setidaknya mencakup tiga aspek, yaitu manajemen keuangan, strategi dan koperasi. Di antara tiga aspek tadi, yang paling saya pahami adalah manajemen keuangan. Oleh karena itu, dalam membahas topik tersebut saya akan menggunakan pendekatan manajemen keuangan dan menggunakan ilmu ekonomi sebagai alat analisis.

Pendekatan ilmu ekonomi dalam mempelajari organisasi dikenal dengan organization economics. Artikel klasik yang dapat dimasukkan dalam pendekatan ini di antaranya Coase (1975) dan Porter (1980).

Manajemen keuangan berkaitan dengan bagaimana menarik dana (financing) dan menggunakannya untuk memperoleh asset (In-vestment) yang perlukan dalam operasi perusahaan. Secara normatif tujuan pengambilan keputusan dalam manajemen keuangan adalah memaksimalkan kekayaan perusahaan. Dari kedua keputusan tadi, penarikan dan penanaman dana, harus dicari peluang untuk meningkatkan kekeyaan perusahaan. Saya mengartikan strategi keuangan sebagai usaha mencari peluang untuk meningkatkan kekayaan perusahaan baik melalui penarikan maupun penambahan dana.

Kekayaan perusahaan akan bertambah apabila dana ditanamkan dalam proyek investasi sehingga menghasilkan alirasn kas yang nilainya lebih besar dari dana yang ditanamkannya. Dalam analisis investasi perlu diperhatiakan mengenai saat (timing) aliran kas yang berkaitan dengan proyek investasi yang dianalisis karena berdampak terhadap nilai dari aliran kas tersebut (time value of money). Pengeluaran dana untuk investasi dilakukan terlebih dahulu, sedangkan hasilnya diterima kemudian. Untuk membandingkan keduanya perlu dihitung Mai tunai (present value) Dari aliran kas tersebut. Biasanya yang dihitung adalah selisih nilai tunai dari kedua aliran kas tersebut yang dikenal dengan Mai tunai bersih (net present value). Suatu proyek investasi akan menambah kekayaan perusahaan apabila memiliki nilai-nilai bersih yang positif.

Keputusan investasi dana/modal pada dasarnya terdiri dari tiga bentuk investasi, yaitu:
  •  Investasi pada modal kerja (jangka pendek);
  •  Investasi pada aktiva tetap (jangka panjang); 
  • Investasi pada surat berharga (sekuritas berupa saham, obligasi dan surat berharga lainnya).

Keputusan investasi pada modal kerja dipengaruhi oleh jenis usahanya, apakah manufaktur, perdagangan atau usaha jasa. Ciri utama usaha manufaktur adanya proses produksi, yaitu adanya pengolahan bahan baku menjadi barang jadi (proses transformasi). Modal kerja pada usaha manufaktur adalah kas, piutang dan persediaan. Persediaan bias terdiri dari: persediaan barang jadi, persediaan barang dalam proses dan persediaan bahan (bahan baku, bahan penolong, dan bahan-bahan lainnya).

Secara khusus dalam manajemen keuangan, penilaian untuk investasi pada aktiva tetap disebut dengan capital budgeting yang kemudian lebih dikenal dengan istilah studi kelayakan, baik untuk investasi baru, investasi pengembangan atau investasi penggantian aktiva tetap, dengan mempertimbangkan return yang akan diterima dan resikonya.




0 Response to "MANAJEMEN KEUANGAN KOPERASI"

Post a Comment